
Mari sejenak kita terbang ke abad ke-15, saat itu Eropa masih berada di penghujung abad gelap, yang mana sebagian besar masyarakatnya masih mempercayai takhayul dan cerita bohong. Saking percayanya, mereka sanggup membakar seorang wanita atau mengubur hidup-hidup seorang lelaki hanya karena dakwaan mereka “dirasuki setan”



